SMK YKTB BOGOR

Jl. Dr. Sumeru 42 Bogor Telp.0251-8322417 Email : smkyktb3@yahoo.co.id

Lulus UN, Terus Kemana?

Posted by adeciawi pada 25 April 2011


Keinginan dan harapan untuk lulus dalam ujian nasional tahun ini begitu besar namun tak dapat dipungkiri disatu sisi rasa cemas dan ketakutan tidak luluspun kerap menjadi persoalan yang dihadapi peserta ujian nasional kali ini. Baca selengkapnya

Begitu pula hal pada Hari ini , begitu banyak SMS yang masuk ke handphone saya setelah dibaca ternyata isinya hampir sama salah satu bunyi SMS tersebut adalah ” Pak Maafin ya segala kesalahan saya selama ini, saya mohon doanya dari bapak semoga nanti dalam ujian bisa Lulus ” , begitu pula dengan isi SMS yang lainnya yang intinya adalah mohon untuk didoakan agar dalam ujian Nasional nanti diberi kelancaran dan lulus dalam pelaksanaan ujian kali ini.

Suatu permintaan yang tulus walau hanya melalui SMS menyiratkan bahwa selain usaha dan kerja keras nya dalam persiapan Ujian Nasional tak akan cukup tanpa disertai dengan doa yang tulus kepada Allah SWT terlebih dengan meminta maaf dan doanya dari kedua orang tuanya. Begitu besar keinginan untuk Lulus sebagai buah dari perjalanan selama 3 tahun belajar.

Namun seiring dengan lulus siswa dari ujian nasional ini masih banyak pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa ini akan kemana saya setelah Lulus? Melanjutkan keperguruan tinggi, keinginan untuk bekerja (mandiri atau pada orang lain) atau bahkan tidak kedua-duanya.

Realita yang terjadi dewasa ini cukup memprihatinkan disaat seseorang berkeinginan untuk dapat melanjutkan sekolah yang lebih tinggi terkadang terbentur dengan ketiadaan biaya adanya tawaran-tawaran beasiswa dari beberapa perguruan tinggi itupun hanya sebatas untuk tahun-tahun pertama jarang yang memberikan beasiswa secara penuh kalaupun ada saingan yang begitu berat dan ketat dari mereka yang mengharapkan beasiswa.

Begitu pula bagi mereka yang berniat untuk bekerja inipun mempunyai tantangan yang sangat berat sekali , ketidak seimbangan antara pencari kerja dengan kesempatan kerja menjadi problema tersendiri , sikap mental untuk berwirausaha yang ditanamkan selama proses belajar diharapkan menjadi modal untuk mengatasi hal ini , sikap mental yang tak lagi mencari pekerjaan akan tetapi diarahkan untuk menggali potensi yang ada sehingga tercipta dan menumbuhkan lapangan kerja yang baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: